Nina Nugroho Angkat Batik Ciwaringin Di IN2MOTIONFEST 2022

Nina Nugroho Angkat Batik Ciwaringin Di IN2MOTIONFEST 2022

Koleksi ‘Duence’ Nina Nugroho yang mengangkat batik Ciwaringin tampil elegan di ajang IN2MOTIONFEST 2022.

Koleksi Nina Nugroho dalam ajang Indonesia International Modest Fashion Festival (IN2MOTIONFEST) 2022. Gemma F Purbaya/Validnews

JAKARTA – Desainer Nina Nugroho mencuri perhatian lewat koleksi terbarunya yang ia tampilkan di opening ceremony Indonesia International Modest Fashion Festival (IN2MOTIONFEST) 2022, Kamis (6/10) lalu.

Nina sapaannya, membawakan koleksi bertajuk ‘Duence’ yang diambil dalam bahasa Spanyol dan memiliki arti ‘sebuah kekuatan misterius dalam diri untuk menghasilkan sebuah karya’.

Pada gelaran kali ini, Nina berkolaborasi dengan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Cirebon. Secara sengaja, ia mengusung batik Ciwaringin dalam koleksinya. Diakui oleh Nina, ia merasa sangat terinspirasi oleh batik Ciwaringin di mana para pengrajin batik memiliki semangat pemberdayaan perempuan yang sejalan dengan misi Nina dalam pemberdayaan perempuan.

“Ada salah satu sosok perempuan di sana yang menggeliatkan batik Ciwaringin dengan menggunakan pewarnaan alam. Sejak itu, batik Ciwaringin dikenal masyarakat berkat motif yang unik dan warna yang khas dari pewarnaan alam. Ini sejalan dengan semangat pemberdayaan perempuan yaitu gerakan ‘Aku Berdaya’ yang saya lakukan sejak 2021 lalu,” kata Nina saat ditemui di Jakarta.

Untuk koleksi sendiri, Nina menghadirkan delapan looks yang terdiri dari tunik, midi shirt, kulot, blazer, rok, dan pipe pants, yang bisa dipadu padankan agar menjadi busana untuk menemani perempuan dalam beraktivitas sehari-hari. Sementara warna yang digunakan cenderung warna-warna netral yang dihasilkan oleh pewarnaan alam, seperti coklat, krem, dan didominasi oleh warna biru.

“Saya memilih warna biru karena batik Ciwaringin memang didominasi oleh warna indigo atau biru. Biru sendiri sering dikaitkan dengan kebebasan, intuisi, imajinasi, keluasan, inspirasi, dan kepekaan,” timpal Nina.

Nina berharap, dengan mengangkat batik Ciwaringin dalam koleksinya kali ini akan ada banyak desainer dan brand lain yang berminat untuk mengeksplor batik dan wastra nusantara. Sebab tidak dimungkiri, wastra Indonesia sangatlah banyak dan tidak terhitung jumlahnya. Bahkan, dalam satu daerah pun bisa mempunyai lebih dari satu wastra.

Editor by : Satrio Wicaksono

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *