Mau Bisnis Tapi Masih Pemula? Begini Tips Memulai Usaha Tanpa Keluar Modal

Mau Bisnis Tapi Masih Pemula? Begini Tips Memulai Usaha Tanpa Keluar Modal

Suara.com – Tips memulai usaha selalu dicari pada pemula yang ingin membuka bisnis. Apalagi, jika bisnis bisa berjalan tanpa modal.

Berbisnis jadi salah satu andalan untuk memiliki penghasilan ataupun sekadar pekerjaan sambilan. Tak ada yang salah dari dua tujuan tersebut. Hanya saja, bagi Anda yang masib pemula dalam berbisnis disarankan jangan dulu langsung keluarkan modal uang untuk itu.

Kenapa begitu? Sebenarnya agar Anda tidak langsung mengalami kerugian terlalu besar apabila bisnis yang dilakukan ternyata gagal. Lakukan bisnis tanpa modal uang bisa dilakukan dengan menjadi dropshipper.

“Kalau mau bisnis, biar otot bisnisnya terbentuk, pertama jangan modal dulu. Dan jadi dropship itu gak modal,” kata Managing Partner Esensia Agung Hidayatullah dalam konferensi pers relaunching Esensia by Nina Nugroho di Jakarta, Kamis (27/10/2022).

Memang menjadi dropshipper keuntungannya masih sedikit. Meski begitu, menurut Agung, kerugian yang bisa dialami kemungkinan hampir tidak ada. Dengan mengawali jadi dropshipper, pemula juga bisa belajar cara berjualan ke orang lain hingga tau seperti apa rasanya ditolak calon pembeli.

“Latihan ditolak orang. Orang sering salah karena begitu ktemu langsung disodorin sesuatu, kan orang jadi males. Tipsnya, sharing dahulu, selling kemudian. Ketemu ngobrol dulu, jangan tiba-tiba (nawarin sesuatu),” saran Agung.

Dari dropshipper bisa naik level menjadi reseller, lalu agen. Setelah merasa ilmu berjualan semakin banyak, bisa naik level lagi menjadi mitra bisnis.

“Baru kemudian jadi pengusaha. Kalau langsung loncat berisiko bisa failed. Karena gak ada knowledge,” ucapnya.

Itu sebabnya, sebagai manager partner dari brand fashion lokal Esensia, Agung mengatakan kalau ia dan CEO sekaligus desainer Esensia, Nina Septiana, tengah mencari mitra partner dengan syarat sudah memiliki pengalaman berjualan sebelumnya.

“Tapi kami juga masih akan berikan coaching dan elearning untuk mitra kami nantinya,” imbuh Nina pada acara serupa.

Secara ekslusif mitra tersebut hanya akan ada satu di satu kota. Kemudian satu mitra itu akan menggawangi para agen dan reseller lain yang duberikan target tertentu untuk menjuak produk fashion dari Esensia.

Menjelang 2023, Nina menyampaikan bahwa produknya akan lebih mengakomodir kebutuhan perempuan yang memiliki mobilitas tinggi saat keluar rumah. Sebab, Esensia menyadari bahwa perempuan masa kini juga memiliki banyak aktivitas ke berbagai tempat dalam satu hari beraktivitas.

“Jadi desian simpel, nyaman, up to date. Esensia terus mengikuti perkembangan zaman. Jadi nantinya akan ada tiga kategori, yaitu basic, modest, dan gaun pesta,” ungkapnya.

 

Editor by : M. Reza Sulaiman & Lilis Varwati

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *