Hindari Covid-19 Dengan Gizi Seimbang

Hindari Covid-19 Dengan Gizi Seimbang

WALIKOTA Bogor, Bima Arya telah dinyatakan sembuh dari Covid-19 yang telah dideritanya sejak 20 Maret 2020 lalu, sekembalinya dari lawatannya ke Turki. Kendati telah dinyatakan negative dari SARS-CoV-2 namun Bima Arya masih harus menjalani isolasi mandiri di kediamannya selama 14 hari. Dalam sebuah kesempatan beberapa waktu lalu, Bima Arya membagi kisahnya, bagaimana ia akhirnya terbebas dari virus yang sangat berbahaya itu.

 

‘’Kuncinya adalah terapkan pola hidup sehat. Olahraga teratur, berjemur dan yang terpenting adalah gizi yang seimbang,’’ ungkap Bima Arya dari ruang isolasinya di RSUD Bogor, yang menjadi rumah sakit rujukan Covid-19 untuk kota Bogor. Bima Arya melakukan teleconference bersamaan dengan diluncurkannya Leka Bergizi Bugar, sebuah layanan edukasi online yang diluncurkan Pergizi (Persatuan Ahli Pangan Dan Gizi Indonesia). Teleconference diikuti oleh sekitar 170 peserta dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk tim dari Nina Nugroho.

 

Bima Arya lalu menceritakan bagaimana awal mulanya ia menderita penyakit yang kini telah menjadi pandemic di seluruh dunia. Ia merasakan gejala rasa lemas, mual, tak nafsu makan, batuk-batuk, tak nyaman di tenggorokan dan demam.

 

‘’Saat didagnosa politif Covid-19 dan harus menjalani perawatan di rumah sakit, saya paksakan untuk makan semua menu yang disediakan oleh rumah sakit, walau nafsu makan sama sekali tidak ada. Saya lahap habis semua makanannya. Saya sadar betul, penyakit ini harus dilawan dengan gizi yang cukup, agar tubuh dapat melawan virus. Saya juga percaya apa yang disediakan oleh rumah sakit pastilah makanan dengan gizi yang baik,’’ tuturnya.

 

Selain menu dari rumah sakit, keluarganya masih mengirimkan buah naga, jeruk, juga sayur brokoli, juice campuran berbagai buah dan sayuran, madu, sop jagung juga kurma. Selain gizi seimbang, Bima juga menerapkan pola hidup yang sehat, seperti istirahat yang cukup berolahraga walau hanya di dalam ruangan dan berjemur, walau hanya mengandalkan sinar matahari melalui jendela ruangannya.

 

Dalam kesempatan terpisah, dr Catherine Tjahjadi, Functional Medicine and Wellness Consultant di Triha Clinic kepada tim dari Nina Nugroho membenarkan, bahwa gizi yang cukup akan membantu proses penyembuhan penderita Covid-19. Hal ini juga berlaku bagi upaya pencegahan terhadap penyakit ini.

 

Beberapa zat gizi yang dibutuhkan dalam upaya pencegahan terhadap Covid-19 adalah vitamin C  2000 mg dua kali sehari, vitamin D 5000 IU sekali sehari, curcumin 500 mg dua kali sehari, berkumur dengan VCO sekali sehari, Zinc 50 mg sekali sehari dan selenium 200 mcg sekali sehari.

 

Sementara secara umum, selain mencuci tangan sesering mungkin, mengenakan masker saat keluar rumah, menjemur pakaian dibawah terik matahari juga menghindarkan dari Covid-19. Mengkonsumsi jus campuran wortel, jeruk, dan madu juga mengkonsumsi the kombucha segelas sehari  mampu mencegah penyakit ini .(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *